Archive for Oktober 2010

Mulai 1 Nopember 2010, lampu motor harus nyala

Undang-undang No. 2 Tahun 2009 ayat 182 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang mengatur kewajiban bagi pengemudi sepeda motor di siang hari menyalakan lampu lampu depan guna menghindari kecelakaan akan mulai diberlakukan.
Kalau dilanggar polisi akan melakukan tilang dan dikenakan denda Rp 100 ribu atau kurungam sebulan tahanan.
Mari kita dukung langkah Polisi.

by Admin. 1 Comment

MOHON DOA RESTU

Mohon doa restu atas keberangkatan Saudara Kita, Warga Bulevar Hijau yang akan menunaikan ibadah Haji pada tahun 2010, yaitu:
  1. Bapak Renaldi dan istri (Warga RT 08)
  2. Bapak Jaenal Abidin dan istri (Warga RT 07)
  3. Bapak Supono (Warga RT 02)
  4. Bapak Ir. Albanus Marsa MM dan istri (Warga RT 01)
Semoga Allah swt memberkahi dan meridhoi perjalanan ibadah mereka, hingga kembali dan memperoleh HAJI YANG MABRUR

Posted in by Budi. 2 Comments

Kapolsek Medan Satria

Pada Selasa, 26 Oktober 2010 telah diadakan pisah sambut jabatan Kapolsek Medan Satria Kota Bekasi dari Bapak AKP Yana Darmayana ke Bapak AKP Triyono SH




Sedangkan Pak Yana akan menempati jabatan baru sebagai Kapolsek Bekasi Timur.

Terima kasih Pak Yana dan Selamat Datang Pak Triyono


Posted in by Admin. No Comments

Duka Cita

Redaksi Bulevar Hijau DOT net mengucapkan:

Turut berbela sungkawa atas jatuhnya korban jiwa pada bencana tsunami di Mentawai dan letusan Gunung Merapi di Jawa Tengah / Yogyakarta (Sleman, Magelang, Klaten)

Posted in by Admin. No Comments

Pos dan Kolam Ikan RT 06

Pos jaga warga RT 06

Pemanfaatan lahan kosong sebagai Balai RT, kebon Buah dan Kolam Ikan

Pos RT dan Balai RT, Kebon Buah dan Kolam Ikan adalah hasil swadaya warga RT 06 RW 024. Balai warga sangat berguna untuk pertemuan2 tingkat RtTmaupun RW, sedangkan kebon buah ditanam mangga, belimbing, jambu yang saat ini sudah mulai tumbuh subur, Sedangkan kolam ikan (bak ikan) telah diisi dengan ikan nila merah, ikan mas dan lainnya yang bisa membuat orang yang melihatnya jadi betah dan senang, sedangkan bagi anak2 bisa sebagai pengetahuan tentang kehidupan / ilmu hayat.

Ini merupakan ide warga yang patut ditiru.

Foto Kiriman : Bapak Aji Eko Nugroho

Posted in by Admin. 1 Comment

Pemerintah mengambil alih pengelolaan pasar Family

Hari ini Selasa 26 Oktober 2010 Kepala Bagian Perekonomian Rakyat Kota Bekasi Cecep Muntasar, mengatakan pemerintah mengambil alih pengelolaan pasar Family, mulai hari ini. "Selanjutnya akan kami persilahkan pedagang kembali berjualan," kata Cecep, yang disambut tepuk tangan para pedagang pasar Family Harapan Indah.



Seandainya dari awal ada ketegasan seperti itu mungkin tidak perlu adanya korban. Karena korban kebanyakan selalu dari pihak rakyat kecil. Kita hanya bisa berharap semoga semua itu berakhir indah ( Harapan Indah )

Sumber : Seputar Harapan Indah

Posted in by Admin. No Comments

Keuntungan naik angkutan umum

1. Bisa kenalan sama kondektur - mobil pribadi mana ada kondekturnya

2. Bisa minta uang - (uang kembalian) - kalau memang ada

3. Tak perlu antre karcis - tidak seperti nonton bioskop

4. Banyak kenalan - kalau sempat


5 Tidak takut macet - sebab bisa tidur

6 Ada lagunya - kadang-kadang siaran langsung dari para pengamen

7. Tujuannya sudah jelas - kalau mobil sendiri bisa saja rencananya mau ke kantor, sampainya malah ke pantai yang tidak ada kantornya

8. Sopirnya pakai seragam - maksudnya, satu baju bisa dipakai sekian orang sopir tembak

9. Bisa main tinggi-tinggian badan sama penumpang yang lain - kalau kebetulan dapat jatah berdiri

10. Baunya cukup beragam, tidak monoton - dari bau wangi sampai yang apek, tentunya

11. Kalau mogok, dorongnya rame-rame - meski tidak dapat honor

12. Tidak perlu takut ikut nanggung uang tilang - yang ini urusan sopir

13. Kalau lagi mujur, kita bisa dioper ke bus lain - dan kita boleh marah-marah, dan tidak dimarahi

Posted in by Admin. 1 Comment

Pemkot Bekasi Menangkan Pedagang Pasar Family

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI--Rapat pembahasan masalah Pasar Family menghasilkan keputusan yang akan mengakhiri polemik relokasi pasar, Senin (25/10). Hasilnya, Pemkot Bekasi meminta PT Hasana Damai Putra (HDP) menghentikan proses pembongkaran dan relokasi pasar.

Selanjutnya pemkot akan membongkar pagar seng yang sudah dibuat HDP di sekeliling pasar, Selasa (26/10), agar pedagang bisa kembali berjualan.

Keputusan rapat yang dipimpin Wakil Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, itu keluar setelah Rahmat meninjau langsung ke lokasi pasar. Pagi harinya sebelas ibu-ibu pedagang pasar menggelar aksi mogok makan di halaman kantor Walikota, menuntut keberpihakan tegas pemkot terhadap upaya relokasi pasar oleh pihak HDP. Aksi itu dilakukan setelah aparat Pemkot Bekasi melakukan apel pagi di lapangan kantor walikota.

Rahmat sudah menginstruksikan Dinas Pengawasan dan Penataan Bangunan (P2B) dan Satpol PP untuk melakukan eksekusi pembongkaran pagar seng yang menutupi pasar. Sementara Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera) akan membawa para pedagang untuk kembali menjalankan aktivitas pasar seperti sebelum pasar ditutup oleh HDP. Dinas terkait sudah membuat surat untuk memperlancar proses pembongkaran pagar dari segi administrasi.

Ketika disinggung mengenai lambannya penanganan masalah ini, Kabag Humas Pemkot Bekasi, Endang Suhandi, mengatakan, hal itu disebabkan perlu waktu untuk mengkoordinasikan satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) yang terkait. "Tidak mudah untuk menyelesaikan masalahnya," lanjut Endang.

Polemik relokasi Pasar Family sudah bergulir sejak April 2010. Pasar Family rencananya direlokasi karena pihak HDP akan merenovasi pasar. Pedagang pasar menolak dipindahkan ke lokasi yang disediakan pihak HDP di Pasar Modern. Lokasi relokasi yang berada di Kabupaten Bekasi terlalu jauh dari lokasi Pasar Family. Mereka khawatir akan kehilangan pelanggan.

Pasar Family merupakan lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum milik Pemkot Bekasi. Pasar itu memiliki luas 4 ribu meter persegi. HDP sendiri memiliki kontrak dengan pemkot untuk mengelola pasar. Perjanjian itu baru diperpanjang tahun 2009 dan akan berakhir pada 2014.

Red: Endro Yuwanto
Rep: Jennar Kiansantang

Sumber : Republika Online, Senin, 25 Oktober 2010, 16.07 WIB

Posted in by Admin. 1 Comment

Perawatan tanaman di Masjid Al Furqon

Mesjid Al Furqon yang terletak di Jl. Bulevar Hijau Raya adalah Mesjid kebanggan umat Islam khusunya warga Bulevar Hijau dan sekitarnya dan umat Islam di Bekasi pada umummnya.

Mesjid yang selalu ramai dikunjungi jamaah ini dibangun sejak tahun 2004 dan saat sekarang sudah berdiri dengan megah.
Untuk membuat suasana teduh dan mendukung program Pemerintah Bekasi, pada awal tahun 2010 di Mesjid Al Furqon telah ditanam 40 pohon mangga, jambu dan belimbing.

Agar tanaman tersebut tumbuh dengan baik, maka pada hari Minggu, 24 Oktober 2010, dilakukan perawatan dengan mencabut rumput disekitar batangnya dan mengupas bagian media tanam ba
gian atas dan menggantinya dengan campuran pupuk dan tanah.




Posted in by Admin. 1 Comment

Pijat tradisional

MELAYANI KE RUMAH ANDA
HUB. 081385046677 - 021 95830320

PIJAT TRADISIONAL

URUT TERKILIR / KESELEO
REFLEKSI, URUT BALITA, LULUR TRADISIONAL

MELAYANI TERAPI :
SAKIT KEPALA MENAHUN - BAHU NYERI - TENGKUK TEGANG
KEPALA BERAT - SAKIT PINGGANG - SETRUK
DAN PENYAKIT DALAM LAINNYA

BUKA :
SETIAP HARI DAN HARI LIBUR
(PUKUL 06.00 - 22.00 WIB)
TENAGA PRIA DAN WANITA

Posted in by Admin. No Comments

Pasar Family

Kegiatan jual beli di Pasar Family masih ramai, walaupun lokasi pasar telah dikelilingi oleh pagar seng dan dijaga oleh aparat keamanan dari Developer,
Lokasi yang dimanfaatkan adalah trotoar dan tempat parkir di Ruko Family Mart yang memang bersebelahan dengan Pasar Family.

Ruko Family Mart adalah sarana yang dibangun oleh Developer dan telah menjadi milik perorangan maupun perusahaan, sehingga diharapkan tidak ada hubungan dengan pihak Developer.

Para pemilik Ruko juga tidak merasa terganggu dengan kegiatan ini, malah mendukungnya. Alasannya apabila pedagang Pasar Family pindah, maka pengunjungnya akan berkurang, karena biasanya pengunjungnya adalah juga pengunjung dari Pasar Fam
ily.


Dukungan dari aliansi

Suasana pasar

Petugas keamanan lewat

Posted in by Admin. No Comments

Bulevar Hijau Tenis Club

Bulevar Hijau Tenis Club adalah salah satu wadah bagi warga Bulevar Hijau yang punya hobby tenis lapangan. Organisasi atau kelompok ini didirikan sekitar 2 tahun lalu dan saat sekarang mempunyai anggota tetap sekitar 30 orang yang berasal dari Bulevar Hijau maupun daerah lainnya seperti Pondok Ungu, Taman Harapan Baru, Vila Nusa Indah dll.

Menurut Bp Bambang Suherman, salah satu tokoh kita, teriak di lapangan tenis baik untuk kesehatan.

Sedangkan Pak Supono, salah satu pengurus Mesjid Al Furqon, mengajak warga Bulevar Hijau untuk memanfaatkan fasilitas yang ada di komplek Bulevar Hijau, sehingga hidup akan jadi sehat tanpa mengeluarkan biaya mahal.

Sedang asik bermain



Beberapa anggota Bulevar Hijau Tenis Club foto bersama Redaktur Bulevar Hijau dot Net (kaos dan celana hitam paling kanan)

Posted in by Admin. 1 Comment

Rapat Bulanan

Menindaklanjuti agenda rapat Pengurus RW 024 dan Pengurus RT 01 s/d 09, pada Hari Sabtu, 23 Oktober 2010, jam 20.00 sd 22.30 WIB telah diadakan rapat pertemuan yang diselenggarakan di pos RT 03.

Acara dipimpin Bp Suharto Alimudin /Ketua RW 024, itu hadir Pengurus RW , RT dan PKK dengan agenda utama Program Perkembangan Wilayah RW 024, Perkembangan GPLP dan Program RT 01 s/d RT 09 serta Program Posyandu /PKK,
Acara dimulai dengan penayangan rekaman pertemuan Tim GPLP dan masyarakat Bulevar Hijau dengan Pemda Bekasi yang membahas rencana pengembangan pabrik mie sedap oleh PT PAS yang ttdak menemui jalan keluar.

Dalam pembahasan selanjutnya RW 024 berencana akan membuat cluster untuk memenimalisir tindak kejahatan di wilayah RW 024. Sekedar mengingatkan pada bulan September lalu, tiga anak warga Bulevar yaitu anaknya Pak Venus bersama 2 temannya telah menjadi korban hipnotis dan blackberry dan hp nokianya diambil oleh penjahat itu. Selain itu di RT 02 dan RT 08 juga telah kehilangan mobil, sehingga perlu segera dibuat cluster.


Untuk SEkretariat RW yang sudah diserahkan HDP ke Pengurus RW agar dimanfaatkan secara maksimal, dan untuk menambah suasana nyaman dan lega akan dibuat aula. Saat sekarang sudah dilakukan peninggian loksai dengan tanah merah sumbangan dari HDP. Nantinya warga yang mengurus surat-surat atau administrasi dapt mengurusnya di tempat ini, karean selama ini dikerjkan di rumah Ketua RW.


Untuk mencegah kecelakaan, karena sudah semakin ramai / padat, arus lalulintas yang mengarah ke Blok I dan H akan diberlakukan searah. Rencananya untuk arah masuk, dari bundaran II, arah kiri lanngsung sedangkan untuk arah keluar akan melalui depan lapangan tenis / sekretariat RW belok kanan dan langsung keluar. (Ini menunggu persetujuan warga RT 02)



Posted in by Budi. 1 Comment

Kode Pos di Kota Bekasi


1. Aren Jaya - Bekasi Timur - Bekasi - Jawa Barat - 17111
2. Duren Jaya - Bekasi Timur - Bekasi - Jawa Barat - 17111
3. Bekasi Jaya - Bekasi Timur - Bekasi - Jawa Barat - 17112
4. Margahayu - Bekasi Timur - Bekasi - Jawa Barat - 17113

5. Sepanjang Jaya - Rawalumbu - Bekasi - Jawa Barat - 17114
6. Pengasinan - Rawalumbu - Bekasi - Jawa Barat - 17115
7. Bojong Rawalumbu - Rawalumbu - Bekasi - Jawa Barat - 17116
8. Bojong Menteng - Rawalumbu - Bekasi - Jawa Barat - 17117

9. Teluk Pucung - Bekasi Utara - Bekasi - Jawa Barat - 17121
10. Perwira - Bekasi Utara - Bekasi - Jawa Barat - 17122
11. Harapan Baru - Bekasi Utara - Bekasi - Jawa Barat - 17123
12. Harapan Jaya - Bekasi Utara - Bekasi - Jawa Barat - 17124
13. Kaliabang Tengah - Bekasi Utara - Bekasi - Jawa Barat - 17125

14. Marga Mulya - Bekasi Utara - Bekasi - Jawa Barat - 17142

15. Pejuang - Medan Satria - Bekasi - Jawa Barat - 17131
16. Medan Satria - Medan Satria - Bekasi - Jawa Barat - 17132
17. Kali Baru - Medan Satria - Bekasi - Jawa Barat - 17133

18. Harapan Mulya - Medan Satria - Bekasi - Jawa Barat - 17143

19. Kota Baru - Bekasi Barat - Bekasi - Jawa Barat - 17133
20. Bintara - Bekasi Barat - Bekasi - Jawa Barat - 17134
21. Kranji - Bekasi Barat - Bekasi - Jawa Barat - 17135
22. Bintara Jaya - Bekasi Barat - Bekasi - Jawa Barat - 17136

23, Jakasampurna - Bekasi Barat - Bekasi - Jawa Barat - 17145

24. Marga Jaya - Bekasi Selatan - Bekasi - Jawa Barat - 17141
25. Kayuringin Jaya - Bekasi Selatan - Bekasi - Jawa Barat - 17144
26. Jaka Mulya - Bekasi Selatan - Bekasi - Jawa Barat - 17146
27. Jaka Setia - Bekasi Selatan - Bekasi - Jawa Barat - 17147
28. Pekayon Jaya - Bekasi Selatan - Bekasi - Jawa Barat - 17148

29. Cimuning - Bantargebang - Bekasi - Jawa Barat - 17155
30. Padurenan - Bantargebang - Bekasi - Jawa Barat - 17156
31. Mustika Sari - Bantargebang - Bekasi - Jawa Barat - 17157
32. Mustika Jaya - Bantargebang - Bekasi - Jawa Barat - 17158

41. Jatiwaringin - Pondokgede - Bekasi - Jawa Barat - 17411
42. Jatibening - Pondokgede - Bekasi - Jawa Barat - 17412
43. Jatimekar - Jatiasih - Bekasi - Jawa Barat - 17422

Posted in by Admin. No Comments

Duka cita

Seluruh warga, Pengurus RW 024 serta TIM Gerakan Penyelamatan Lingkungan Pemukiman (GPLP) mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya

Bapak. Bambang Yugihartono
Anggota Tim GPLP

pada hari Selasa , 12 Oktober 2010 di Tuban Jawa Timur

Semoga arwah beliau diterima disisi Tuhan YME dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran. Amin 3 x

Posted in by Admin. No Comments

ATM di Bulevar Hijau

ATM Mandiri

  1. Indomaret, Jl Bulevar Hijau Raya
  2. Kantor Cabang Bank Mandiri, Jl Harapan Indah Raya Bulevar Hijau
  3. Sentra Bisnis, Jl Harapan Indah Raya

ATM BNI
  1. Indomaret, Jl Bulevar Hijau Raya
  2. Kantor Cabang Bank BNI, Jl Bulevar Hijau Raya
  3. Kantor Cabang BAnk BNI Harapan Indah, Sentra Niaga Bulevar Hijau
  4. Sentra Bisnis, Jl Harapan Indah Raya

ATM BTN
  1. Kantor Regional BTN Harapan Indah, Jl Bulevar Hijau Raya
  2. Kantor Cabang Bank BTN, Jl Harapan Indah Raya

ATM BCA
  1. Carefour, Jl Harapan Indah Raya
  2. Kantor Cabang Bank BCA, Jl Harapan Indah Raya
  3. Summer FO, Jl Bulevar Hijau Raya

ATM Danamon

  1. Kantor Cabang Bank Danamon, Sentar Niaga Jl Harapan Indah Raya

ATM Jabar Banten
  1. Sentra Niaga Bulevar Hijau,


ATM CIMB Niaga
  1. Sentra Niaga Bulevar Hijau Jl. Bulevar Hijau Raya

ATM BRI

  1. Kantor Cabang Bank BRI, Sentra Niaga Bulevar Hijau
  2. Ruko Griya Harapan Permai

ATM BII

  1. Kantor Cabang Bank BII, Sentra Niaga Bulevar Hijau, Jl. Harapan Indah Raya

Posted in by Admin. No Comments

Pedagang Menolak Pasar Family Dibongkar

Pedagang Menolak Pasar Family Dibongkar | Pikiran Rakyat Online

by Budi. No Comments

Penyuapan Auditor BPK, Sekda dan Walikota Bekasi Sangkal Terlibat

Sekda_dan_Wali_Kota_Bekasi_Sangkal_Terlibat

JAKARTA--MICOM: Sekretaris Daerah dan Wali Kota Bekasi mengatakan tidak terlibat dari upaya dugaan penyuapan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat.

"Sudah berulang-ulang saya katakan saya tidak tahu masalah itu," kata Wali Kota Bekasi Mochtar Mohammad, yang menjadi saksi dalam persidangan Kepala Inspektorat Bekasi Herry Lukmantohari dan Kabid Aset dan Akutansi Dinas PPKAD Bekasi Herry Achmad Buchori di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (18/10).

Mochtar Mohammad yang mengenakan batik berwarna hijau cerah dan peci, terlihat emosi ketika jaksa maupun penasehat hukum dua terdakwa menanyakan hal sama, yakni terkait keterlibatan dirinya dalam upaya pemberian suap pada auditor BPK Jabar.

Ia mengatakan tidak mengetahui adanya pengumpulan uang dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Bekasi sebesar Rp20 juta untuk diberikan pada auditor BPK Jabar. "Saya tidak tahu ada pengumpulan uang dari SKPD-SKPD. Seharusnya saya tahu, tapi tidak ada laporan, " katanya.

Ia mengaku baru mengetahui upaya suap sebesar Rp400 juta tersebut satu hari setelah penangkapan dua stafnya tersebut oleh KPK melalui media massa.

Terkait adanya permintaan dari dirinya agar status keuangan Pemkot Bekasi meningkat dari Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada 2009, ia mengatakan pada dasarnya tidak ada perintah. "Itu perintah dari pusat dan DPRD, bahwa harus ada perbaikan status keuangan daerah. Karena itu saya bilang agar staf harus tertib administrasi," lanjut Mochtar.

Sebelumnya, Sekda Pemkot Bekasi Tjandra Utama Effendi yang juga menjadi saksi dalam persidangan yang sama mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui ada pengumpulan uang Rp20 juta dari SKPD-SKPD. Bahkan, ia mengatakan bahwa pengumpulan uang tersebut merupakan inisiatif SKPD. (Ant/wt/X-11)

Sumber : Media Indonesia com, Senin 18 Oktober 2010

Posted in by Admin. 1 Comment

KORPRI

KORPRI adalah kepanjangan dari Korps Pegawai Republik Indonesia, organisasi di Indonesia yang anggotanya terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, pegawai BUMN, BUMD serta anak perusahaan, dan perangkat Pemerintah Desa. Meski demikian, Korpri seringkali dikaitkan dengan Pegawai Negeri Sipil. Kedudukan dan kegiatan Korpri tak terlepas dari kedinasan.

Korpri yang didirikan pada tanggal 29 Nopember 1971 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 82 Tahun 1971, yang merupakan wadah untuk menghimpun seluruh Pegawai Republik Indonesia.

Selama Orde Baru, Korpri dijadikan alat kekuasaan untuk melindungi pemerintah yang berkuasa waktu itu. Namun sejak era reformasi, Korpri berubah menjadi organisasi yang netral, tidak berpihak terhadap partai politik tertentu.

Organisasi Korpri memiliki struktur kepengurusan di tingkat pusat maupun di tingkat Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen, atau Pemerintah Daerah.

Saat ini kegiatan Korpri umumnya berkiprah dalam hal kesejahteraan anggotanya, termasuk mendirikan sejumlah badan/lembaga profit maupun non-profit.

misi korpri
  1. Mewujudkan organisasi KORPRI sebagai alat pemersatu bangsa dan negara
  2. Memperkuat kedudukan, wibawa, dan martabat organisasi KORPRI
  3. Meningkatkan peran serta KORPRI dalam mensukseskan pembangunan nasional
  4. Meningkatkan perlindungan hukum dan pengayoman kepada anggota
  5. Meningkatkan ketaqwaan dan profesionalitas anggota
  6. Meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarganya
  7. Menegakan peraturan perundang-undangan Pegawai Republik Indonesia
  8. Mewujudkan rasa kesetiakawanan dan solidaritas sesama anggota KORPRI
  9. Mewujudkan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik
Fungsi korpri
  1. Perekat persatuan dan kesatuan bangsa
  2. Pelopor peningkatan kesejahteraan dan profesionalitas anggota
  3. Pelindung dan pengayom anggota
  4. Pendorong peningkatan taraf hidup sosial ekonomi masyarakat dan lingkungannya
  5. Pelopor pelayanan publik dalam mensukseskan program - program pembangunan
  6. Mitra aktif dalam perumusan kebijakan instansi yang yang bersangkutan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang - undangan yang berlaku
  7. Pencetus ide, serta pejuang keadilan dan kemakmuran bangsa

Posted in by Admin. No Comments

REQUEST via RADIO di BULAN PUASA

Sore Hari, Mas Alex Seorang Pendengar Radio Bulevar sedang Terlibat Percakapan via Telephone Dengan Seorang Penyiar,

Mas Alex : " Hallo Radio Bulevar .. ? "
Penyiar : " Betul, Dengan Siapa Niiiy .. ? "
Mas Alex : " Dengan Alex , Boleh Request Nggak .. ? "
Penyiar : " Boleh .. Mas Alex Mau Request Apa .. ? "
Mas Alex : " Tolong Puterin Azan Maghrib dong ... !!! "
Penyiar : " !!!???? "

(LAX)

Posted in by Redaksi. No Comments

Pasar Family Masih Buka

Sesuai pemberitahuan yang banyak dipasang di jalan-jalan utama dan tempat tempat strategis, mulai tanggal 15 Oktober 2010 pedagang Pasar Family akan dipindahkan ke Pasar Modern, tetapi kenyataanya banyak pedagang yang masih bertahan dan berdagang di Pasar Family.

Menurut rencana serta gambar yang ditempel, Pasar Family akan direnovasi dan sebagai penampungan sementara pihak pengembang (HDP) menyediakan tempat di Pasar Modern, dengan harapan para pedagang tetap bisa berdagang seperti biasa.

Tetapi rencana relokasi ini belum ada titik temu. Pedagang tetap menolak relokasi yang ditawarkan oleh pengembang. Penolakan ini, menurut mereka karena lokasi baru yang disiapkan jauh dari pemukiman warga. Sehingga para pedagang yang telah belasan tahun berdagang di Pasar Family tetap bertahan.

Sudah seminggu terakhir para pedagang berjaga-jaga pada malam hari dipasar yang memiliki 417 kios untuk mencegah pencurian barang barang milik pedagang yang masih bertahan.

Sampai hari ini (17/10) sebagian pedagang masih terjualan seperti biasa walaupun lokasi pasar telah ditutup pagar seng keliling dan dijaga oleh tenaga keamanan. Aliran listrik juga masih menyala.


Posted in by Admin. No Comments

Hasil Sementara Pilkada Depok

Pemilihan Walikota dan Wakilnya di Kota Depok dilaksanakan hari ini, diikuti 4 pasangan yaitu : Badrul Kamal dan Priyanto, Yuyun dan Peradi, Nur Mahmudi Ismail dan Idris Abdul Shomad dan Gagah dan Derry

Hasil quick count Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis menunjukkan pasangan Nur Mahmudi Ismail dan Idris Abdul Shomad meraih dengan 38,38 persen. Jago PKS ini unggul di 8 kecamatan.

"Untuk hasil, quick count sudah menunjukkan pasangan nomor 3 Nur Mahmudi dan Idris Shomad bisa dikatakan unggul dengan perolehan 38,38 persen," kata Direktur Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis, Husin Yazir, di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Sabtu (16/10/2010).

Badrul Kamal dan Priyanto 27,78 persen, Yuyun dan Peradi mengantongi 22,93 persen serta Gagah dan Derry 10,91 persen.

"Kita melakukan quick qount ini dengan mengambil sampel di 11 kecamatan dengan jumlah TPS 125. Tingkat error 1 persen. Jadi hasil quick qount ini kita yakini tidak akan jauh berbeda dengan perhitungan riil di KPU," papar Husin.

Dikatakan dia, Nur Mahmudi unggul di 8 kecamatan. Sementara, pasangan lain Yuyun dan Peradi jawara di 2 kecamatan. Badrul Kamal dan Priyanto unggul di 1 kecamatan. Sementara Gagah dan Derry tidak unggul di kecamatan mana pun.

"Sepertinya, ada pergeseran dalam prilaku politik di Depok karena Badrul Kamal yang sudah populer dan didukung partai besar ternyata tidak bisa mengangkat citra Badrul dan sepertinya faktor figur masih sangat dominan. Pak Nur Mahmudi unggul dalam hal itu," kata Husin.

Posted in by Budi. No Comments

Mohon doa kesembuhan

Assalamu'alaikum wr.wb

Mohon doanya untuk kesembuhan Bapak Amrin Noor, Saudara kita, Penasehat DKM Al Furqon Bulevar Hijau, yang saat sekarang sedang dirawat di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi Kamar AnNur 2 Nomor 5. Mudah-mudahan Allah swt segera sembuhkan penuyakit beliau. Amien

Wassalamu'alaikum wr.wb

Posted in by Admin. No Comments

Jambret di Jalan Bulevar Hijau Raya

Enam kawanan penjahat nekat beraksi di tengah keramaian kota dan berhasil merampas duit tunai Rp25 juta lebih dari tangan Siti Nurlaila (28) yang tengah berkendara di Jalan Bulevar Hijau Raya, Harapan Indah, kemarin (13/10) jam 12.45 wib.

Diduga aksi nekat para pelaku dimulai dengan membuntuti korban sejak dari tempatnya bekerja, PT Anandika Energindo. Siti menuturkan, dirinya akan menyetorkan uang perusahaan sebesar Rp 25.186.000 ke Bank BNI Harapan Indah dengan mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Jupiter MX berplat B 3361 KE. Saat melintasi Jalan Bulevar Hijau Raya, tepatnya di depan Masjid Al Furqon, Perumahan Bulevar Hijau, tiba-tiba tiga pengendara motor membuntutinya dan dua motor diantaranya langsung memepet laju kendaraan yang dikendarainya.’’Tiga motor itu semuanya berboncengan. Pelakunya ada enam orang dan semuanya menggunakan helm tertutup,” ungkap Siti dengan wajah tertunduk lesu saat melapor ke Polsek Medansatria, kemarin. Karena tidak dapat menahan keseimbangan, Siti terjatuh dari kendaraannya. Dia mencoba mempetahankan tas berisi uang perusahaan. Tapi, upayanya sia-sia karena salah pelaku langsung menyambar tas dalam genggamannya. Berhasil merampas incarannya, pelaku kabur.’’Kejadiannya cepat banget. Pelaku semuanya pakai motor bebek,” tuturnya.

Sesaat setelah dijambret, dirinya langsung melapor peristiwa yang dialaminya ke Polsek Medansatria. Kapolsek Medansatria AKP Yana Darmayana menduga pelakunya merupakan pemain lama. ”Meraka ini menggunakan modus lama dan saat ini para pelaku sedang dalam penyelidikan kami,” tuturnya. Yana menghimbau masyarakat yang ingin menyetorkan uang atau mengambil uang dari bank dengan jumlah besar, sebaiknya dilakukan pengawalan. ”Kami siap membantu bila ada masyarakat yang membutuhkan pengawalan agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi,” tandasnya
.

Posted in by Admin. 3 Comments

Numpang nampang 15

Pak Kosim, Henry Yosodiningrat dan kawan-kawan

Posted in by Admin. 1 Comment

Dewan Warning Pemkot Tidak Beri Izin Perluasan Pabrik PT PAS

BEKASI TIMUR - Tidak ditemukannya solusi terkait pengembangan lahan PT Prakarsa Alam Segar (PAS) melalui pertemuan antara warga Boulevard Hijau, Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) dan PT PAS disayangkan Kepala Dinas BPLH Syafei Muhamad.

Padahal menurutnya, pertemuan yang berlangsung Kamis (7/10) lalu merupakan salah satu tahapan dalam Analis Dampak Lingkungan (Amdal).

Syafei Muhamad mengakui statusnya sebagai penengah rapat dinilai gagal. Karena, pihak warga tidak ingin mendengarkan penjelasan PT PAS yang dianggap terlalu sering melakukan presentasi mengenai pengembangan lahan.

Menurutnya, jika pertemuan tersebut berlangsung kondusif, maka akan ditemukan solusi mengatasi polutan yang menjadi permasalahan warga.

“Seharusnya kemarin, warga juga mau mendengarkan penjelasan dari PT PAS, supaya permasalahannya jelas dan akan ditemukan solusi. Amdal itu ada tahapannya, kalau kemarin rapatnya berjalan, itu sudah bisa menyelesaikan salah satu masalah Amdal.

Kalau kemarin situasinya kondusif, semua masukan dari warga dan PT PAS bisa menjadi pegangan komisi Amdal menyelesaikan permasalahan pabrik mie itu,” papar Syafei.

Lebih lanjut kata dia, jika limbah yang menjadi permasalahan, karena warga menilai bahwa batu baru tersebut sudah sangat mengganggu lingkungan dan sangat merugikan, maka salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah mengganti batu bara dengan gas.

Namun, jika dilihat dari segi ekonomi, menurutnya sedikit merugikan, tetapi akan lebih baik untuk suatu lingkungan.

“Kalau dari pandangan BPLH, jika masalahnya berasal dari batu bara, sebaiknya bahan bakar bisa diganti gas, namun pasti ada alternatif lain. Seharusnya bisa memperhatikan lingkungan, meskipun agak sedikit rugi,” tambahnya.

Ia mengatakan, upaya yang dilakukan BPLH untuk mengatasi permasalahan, jika dilihat dari segi lingkungan memang tidak bisa langsung kelihatan hasilnya. Karena, proses memperbaiki lingkungan menurutnya tidak semudah memperbaiki jalan yang hasilnya langsung kelihatan. Namun butuh proses bertahun-tahun. “Kalau dari kajian lingkungan, upaya yang dilakukan BPLH memang prosesnya lama,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bekasi Azhar Laena mengatakan, Pemkot Bekasi lebih mementingkan pengusaha dalam pertemuan segitiga yang dilakukan Badan Pengelila Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bekasi dengan pihak PT PAS dan warga Boulevard Hijau.

“Kami sangat menyayangkan apa yang dilakukan BPLH atas pertemuan dengan masyarakat dan pihak PT PAS. Kenapa sampai ada penggiringan opini yang seolah-olah mendorong masyarakat agar menerima pembangunan dari perluasan pihak pengusaha,” ungkapnya dengan nada tinggi saat ditemui di ruang kerjanya.

Ketua DPRD yang sempat meninjau langsung dampak polutan dari PT PAS di wilayah Boulevard Hijau ini pun mengatakan, pihak perusahaan yang memproduksi mie instant tersebut telah jelas belum memiliki HO terkait izin lingkungan di masyarakat untuk melakukan pembangunan perluasan. “Kami meminta pihak eksekutif jangan bermain-main dan mengambil langkah tegas untuk tidak memberikan izin perluasan bagi PT PAS,” tegas Aal. (cr37/rif)

Sumber : Radar Bekasi, Senin, 11 Oktober 2010 , 04:46:00

Posted in , by Admin. 2 Comments

Peresmian Sekretariat RW 024

Untuk meningkatkan pelayanan masyarakat di Bulevar Hijau di segala bidang, khususnya di RW 024 Komplek Perumahan Bulevar Hijau Medan Satria, pada Hari Sabtu, 09 Oktober 2010 telah diresmikan Sekretariat RW 024 oleh Camat Medan Satria yang diwakili oleh Sekcam Medan Satria dengan pengguntingan pita dan kembang api.

Acara dihadiri oleh Pihak Developer Hasana Damai Putra yang dalam hal ini oleh Bapak Sudaryono SE (Manager Estate) dan Bapak Abun, Sekcam Medan Satria, Bapak Sarkowi (Sekretaris Kelurahan) Pejuang, Pengurus RW 024, Pengurus Gerakan Penyelamatan Lingkungan dan Pemukiman, seluruh pengurus RT dari RT 01 s/d RT 09 dan sekitar 300 warga Bulevar Hijau dan sekitarnya.

Acara yang dipandu oleh Sdr Ferdinand dan Sdr Ade Kusnara intinya adalah penyerahan kantor dan lapangan bulu tangkis dan tanahnya oleh Estate Manager Bapak Sudaryono kepada Pemerintah Kota Bekasi yang diwakili oleh Sekcam Medan Satria yang selanjutnya diserahkan kepada Ketua RW 024 Bapak Suharto Alimuddin.

Menurut Bpk Suharto /Ketua RW 024, dengan adanya Sekretariat RW dan lapangan bulutangkis ini diharapkan pengurus bisa melayani warganya dengan lebih cepat dan efesien dan warga bisa memanfaatkan fasilitas ini dengan maksimal. Selain itu kepada pihak HDP diharapkan agar memperbaiki jalan di Blok G dan pembuatan cluster untuk RW 024 yang langsung ditanggapi oleh Bapak Sudaryono agar segera membuat permohonan secara tertulis kepada HDP.

Bapak Eli Sudarso sebagai mantan Ketua RW 024, beliau sangat senang pihak HDP menyerahkan dan membangun fasilitas ini dan diharapkan pengurus RW dapat memanfaatkan dan menjaganya dan dijadwalkan jangan sampai kosong tidak ada petutagas atau pengurus RW yang susah ditemui. Selama ini kegiatan untuk urusan ke RW an dilaksanakan di rumah Ketua RW.

Sedangkan Bapak Yap Yudi Sumanto sebagai Ketua GPLP mengatakan sekretariat RW ini akan memudahkan koordinasi dan pemecahan segala macam masalah , terutama untk mencegah upaya pembuatan pabrik di sebelah lingkungan Bulevar Hijau, yang jelas jelas akan mengganggu suasana hidup nyaman di lingkungan yang bersih dan sehat di lingkungan kita.

Acara yang dimeriahkan oleh organ tunggal dan lawak oleh Kadir cs (ex Srimulat) berakhir tepat jam 00.00 wib berlangsung meriah.

Kasuistik, PT PAS Dituding Manipulasi Data



MEDAN SATRIA - Warga Boulevard Hijau Perumahan Harapan Indah, menuding PT Prakarsa Alam Segar (PAS) melakukan pembohongan publik terhadap rencana pengembangan lahan.

Rapat warga bersama Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) di ruang rapat wali kota mengenai Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) yang dilakukan kemarin, juga dinilai tidak sesuai dengan isi undangan.

Sekitar 25 warga yang datang memenuhi undangan yang dilakukan Badan Pengelola Lingkungan Hidup terkait masalah Amdal yang dilakukan PT PAS, tidak membuahkan hasil. Dokumen yang dibuat konsultan PT PAS ditolak warga karena tidak sesuai dengan tujuan undangan.

Warga justru meminta rapat tersebut dihentikan. Rapat yang seharusnya membahas Amdal justru memaparkan rencana pengembangan pabrik yang dari awal ditolak warga dan dianggap sudah pernah dipresentasikan.

“Pa Syafei (Kadis BPLH), kami mau tau kejelasan dulu, rapat ini sebenarnya untuk membahas Amdal atau pengembangan? Kenapa dokumen konsultan isinya pengembangan? Lebih baik hentikan saja rapat ini.

Jelas-jelas kami menolak perluasan pabrik dan meminta segera dipindahkan ke kawasan industri,” papar Ferdinan, salah satu warga kemarin.

Dokumen yang dibagikan kepada peserta rapat, juga dituding terdapat manipulasi data yang dilakukan PT PAS agar perluasan lahan bisa terus berjalan. Di dalam isi dokumen, berdasarkan wawancara dan kuesioner yang dibagikan kepada 9 responden berasal dari setiap RT.

Di dalamnya tercantum bahwa 9 responden atau 22,50 persen tidak menyetujui berdirinya PT PAS, sementara 31 responden atau 77,50 persen menyetujui.

Padahal menurut warga, PT PAS hanya memberikan 9 orang untuk menjadi sampel dan isi kuesioner tersebut menyatakan bahwa warga menolak berdirinya pabrik mie sedap itu.

“Jelas sekali bahwa PT PAS melakukan manipulasi data. Padahal dari responden di RW kami, semuanya menolak. Jelas-jelas di RT RW lahan tersebut berdiri industri tetapi non polutan.

Seharusnya 5 kilometer tapi ini radiusnya sangat dekat, tidak sampai 1 kilometer. Batu bara yang dihasilkan industri ini justru sangat mengganggu lingkungan kami. PT PAS belum dapat izin dari warga, malah sudah ada bangunannya,” tambah Ferdinan.

Ketua RW 24 Boulevard Hijau Suharto, justru merasa sering dibohongi Pemerintah Kota Bekasi. Ia menilai, setiap tindakan yang dilakukan Pemkot Bekasi harus menimbulkan korban terlebih dahulu.

Bahkan ia juga kecewa dengan Ketua DPRD yang tidak menepati janji untuk membantu warga mengatasi permasalahan dengan PT PAS. Warga pun berencana akan membawa ke proses hukum.

“Sebenarnya Pemda memberikan izin pembangunan atau tidak? Kalau memberikan izin justru salah, kalau tidak memberikan seharusnya pabrik dipindahkan ke kawasan industri. Seharusnya pemerintah jangan nunduk sama PT PAS,” jelas Suharto.

General Manager PT PAS Slamet justru mengatakan belum melakukan penambahan bangunan apapun. Ia menilai, jika warga menginginkan pabrik tersebut dipindahkan ke kawasan industri akan banyak menimbulkan dampak.

Salah satunya tenaga kerja yang harus diperhatikan dan biaya-biaya yang besar. Ia juga mengatakan, jika dalam rapat tadi warga mendengarkan penjelasan materi yang dibuat konsultan, maka akan terlihat masalah yang harus dibenahi. Tetapi ia tidak bisa memastikan apakah pabrik tersebut akan dipindahkan atau tidak sesuai dengan permintaan warga.

Sementara Kepala Dinas Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Syafei Muhamad mengatakan akan melakukan koordinasi kepada Dinas Tata Ruang dan akan melakukan pertemuan kembali dengan warga Boulevard Hijau. Karena, kata dia, pada pertemuan kemarin, belum menemukan jalan keluar. (cr37)

Sumber : Radar Bekasi, Jumat 08 Oktober 2010

Posted in , by Admin. No Comments

UNDANGAN PERESMIAN KANTOR SEKRETARIAT RW 024

Posted in , by Herybertus Wahyu Widodo. No Comments

Rapat peresmian Sekretariat Kantor RW 024

Bertempat di samping bakal Kantor RW 024, tepatnya di taman Bulevar Hijau, pada Hari Selasa jam 20.00 WIB telah dilakukan rapat persiapan peresmian kantor RW 024. Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua RW 024, Bapak Soeharto Alimuddin dan dihadiri oleh Pengurus RT 01 s/d RT 09 dan ibu ibu PKK, telah diputuskan bahwa peresmian akan dilakukan pada Hari Sabtu, 9 Oktober 2010 jam 19.30 s/d selesai.


Direncanakan peresmian akan dilakukan oleh Camat Medaan Satria, akan dihadiri juga oleh Lurah Pejuang, Pihak Developer, Muspika dan masyarakat Bulevar Hijau dan sekitarnya. Pihak Developer akan menyerahkan fasum dan fasos kepada pihak pemerintah yang dalam hal ini diwakili Camat Medan Satria untuk selanjutnya diserahkan kepada RW 024 untuk dikelola.


Untuk menyemarakan acara tersebut dan untuk menambah keakraban direncanakan akan dihibur oleh organ tunggal dan komedian ex Srimulat, yaitu Kadir, Eko DJ dkk

Ketua RW (kaos garis) dan pengurus RW lainnya


Sebagian peserta rapat ibu ibu


Sebagian peserta rapat bapak bapak



Posted in by Budi. No Comments

Posyandu Naga RW 024

Dengan telah aktifnya kembali POSYANDU NAGA RW 024, maka kami mengharapkan kehadiran ibu-ibu beserta bayi dan balita juga ibu hamil pada :

  • Hari / tanggal : Kamis, 7 Oktober 2010
  • Waktu : 09.00 wib – 11.00 wib
  • Tempat L Rumah Ibu Joko Blok F1 Nomor 35
  • Acara : Kegiatan Rutin Posyandu (Timbang, Imunisasi, Gizi dan Penyuluhan, Penimbangan Ibu Hamil dan Pemeriksaan Manula

Demikian undangan ini disampaikan. atas perhatian dan partisipasinya, kami ucapkan terima kasih.

Ketua,


Maria Siahaan


Sekretaris


Nini Kosim



Mengetahui :

Ketua PKK RW 024


Nurdiana Harto

Posted in by Budi. No Comments

Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Kusus

Selain Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang telah dimuat terdahulu, untuk tanda nomor dengan awalan B atau Jakarta Bekasi, Depok dan Tangerang terdapat tanda huruf khusus dibelakang angka, yaitu :

BS : Bantuan Sekneg
Nopol ini khusus buat pejabat tinggi negara seperti Pimpinan LPND, Menteri, dan Pejabat Tinggi SekNeg dan Pejabat Tinggi DKI

BP : Bantuan Polisi
Nopol ini khusus buat pejabat teras Polisi, jd kl yang naik ini udah tentu pejabat tinggi polisi.

BD : Bantuan Angkatan Darat
Nopol Khusus pejabat tinggi angkatan darat, kabarnya SBY juga punya mobil dengan Nopol ini.

BH
: Bantuan Hankam (Dephan)
Mobil ini khusus buat pejabat tinggi di Kemhan dan seluruh Pejabat Eselon I di departemen / lembaga tersebut

Contoh : B 123 BH, menandakan kendaraan milik pejabat Kementrian Pertahanan RI

Semua Nopol tersebut adalah nomor polisi prioritas, dan biasanya polisi akan memberi perlakuan khusus terhadap nomor tersebut.

Posted in by Admin. No Comments

Sejarah TNI

Tanggal 5 Oktober merupakan Hari TNI. Dulu, pada era Orde Baru disebut Hari ABRI. Dirayakan setiap tahun. Biasanya dihadiri Presiden bersama Kepala Staf ketiga Angkatan : KSAD, KSAL, dan KSAU, Plus Kapolri selaku undangan.

Dalam pemerintahan Orde Baru Polri tergabung juga dalam ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia). Sebutan pangkatnya pun sama.

Di zaman Reformasi ini, Polri dipisahkan dari ABRI. Langsung di bawah Presiden, Sebutan pangkatnya pun berubah, kecuali tanda pangkatnya, Contoh misal, tanda pangkat garis tiga baik tentara maupun polisi dulu disebut kapten. Dalam TNI tetap disebut kapten, tapi dalam Polri disebut Ajun Komisaris.

Banyak anggota masyarakat yang menganggap nama ABRI ditukar menjadi TNI di zaman Reformasi sekarang ini. Sesungguhnya bukan ditukar, tetapi dikembalikan seperti semula. Memang, pada awalnya bukanlah TNI namanya, setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya tanggal 17 Agustus 1945, dan pemerintahan pun mulai berjalan, dirasakan perlunya ada kesatuan atau barisan menjaga keamanan. Maka dibentuklah Badan Keamanan Rakyat (BKR).

Tapi seorang perwira di masa pemerintah kolonial Belanda, Urip Sumoharjo yang pada tahun 1913 lulus Akademi Militer dan menjadi anggota KNIL (Koninklijke Nederlandsch Indische Leger) dengan pangkat terakhir Letnan II, setelah Proklamasi bersama Soedirman mendesak pemerintah segera membentuk Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada tanggal 5 Oktober 1945 dan dengan menjadikan BKR resmi tentara bernama TKR.

Urip Sumoharjo yang ditetapkan sebagai Kepala Staf Umum ditugaskan menata dan menyempurnakan organisasi ketentaraan tersebut sebagaimana mestinya. Ini dilakukannya dengan bersungguh-sungguh walaupun dalam keadaan "apa adanya". Di masa awal berdirinya NKRI belum mempunyai peralatan perang yang memadai. Yang ada cuma semangat dan tekad ingin merdeka dan keberanian membela kemerdekaan.

Tanggal 7 Januari 1946 TKR yang semula Tentara Keamanan Rakyat menjadi Tentara Keselamatan Rakyat (singkatannya tetap TKR). Dan ini berobah lagi pada tanggal 24 Januari 1946 menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI). Namun di samping TRI yang merupakan tentara resmi milik pemerintah, di luar itu masih banyak kesatuan-kesatuan bersenjata yang namanya pun beraneka macam bahkan ada yang "mengerikan" (di Sumut misalnya ada Naga Terbang, Harimau Liar, dan sebagainya).

Mereka ini didirikan oleh badan-badan perjuangan, juga oleh parpol-parpol. Ada pula pasukan yang memakai nama daerah atau nama agama. Mereka memang turut berjuang, bertempur melawan Belanda di berbagai medan tempur. Tetapi tak jarang pula di antara mereka yang nyeleweng dari tujuan semula, bahkan sesama mereka saling bertempur.

DISATUKAN

Melihat keadaan ini Presiden Soekarno merasakan, hal ini tak dapat diteruskan. Karena bisa merusak atau mengganggu perjuangan yang sebenarnya. Kita semua harus bersatu-padu dalam perjuangan berat, termasuk angkatan bersenjata pun harus satu dalam organisasi yang teratur, kuat dan kompak.

Pada tanggal 5 Mei 1947 Presiden mengeluarkan keputusan untuk mempersatukan Tentara Republik Indonesia dengan barisan-barisan pejuang bersenjata. Dan kesatuan itu dinamakan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ada TNI darat, laut dan udara.

Namun karena masa itu kita belum "mempunyai apa-apa" di bidang persenjataan, maka yang menonjol dan paling besar jumlahnya tentulah TNI darat yang mempunyai peralatan/persenjataan apa adanya, hasil rampasan dari serdadu Jepang maupun seludupan dari luar negeri (ingat Mayor John Lie yang aktif menyeludupkan senjata). Penyatuan barisan pejuang bersenjata dengan tentara resmi dan diresmikan pada tanggal 3 Juni 1947 di Yogjakarta, karena ketika itu Ibukota Republik memang sudah pindah ke Yogja.

Urip Sumoharjo ketika itu diberi kepercayaan untuk menyusun dan menata organisasi barisan bersenjata ini bersama-sama dengan Soedirman. Mantan guru Muhammadiyah, dan di masa pendudukan Jepang mengikuti latihan militer dengan menjadi anggota PETA (Pembela Tanah-air), dalam Konferensi TKR (Tentara Keselamatan Rakyat) 12 November 1945 dipilih menjadi Panglima Besar TKR dengan pangkat Jenderal.

Pada awal Revolusi bangsa Indonesia sebenarnya telah mengenal demokrasi, sehingga untuk memilih Panglima pun dilakukan pemilihan yang demokratis dalam satu konferensi. Hanya kemudian akibat gonjang-ganjing politik demokrasi di Indonesia diberi embel-embel, ada demokrasi terpimpin (Bung Karno), lantas demokrasi Pancasila (Soeharto), baru sekarang di era SBY kembali ke demokrasi tanpa tambahan embel-embel nama.

Jenderal Soedirman tak sempat menikmati kemerdekaan bangsanya dalam waktu lama, karena penyakit paru-paru yang diidapnya cukup parah (begitu pun dia masih memimpin perang gerilya melawan Belanda), pejuang ini tutup usia tanggal 29 Januari 1950 di Yogjakarta, dalam usia relatif muda, 34 tahun.

ANEKA NAMA

Nama TNI memang tak selamanya dipakai. Ketika Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia dalam bentuk negara federal (RIS = Republik Indonesia Serikat) nama TNI menjadi APRIS (Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat). Sebab, APRIS tidak terdiri dari TNI saja, juga turut digabungkan bekas tentara KNIL.

Kemudian menjadi APRI (Angkatan Perang Republik Indonesia) setelah RIS bubar dan Indonesia kembali menjadi NKRI. Di masa pemerintahan Soekarno polisi pun dijadikan Angkatan Kepolisian, sama dengan ketiga Angkatan lainnya (darat, laut, udara). Dan ini terus berlanjut di masa Orde Baru, polisi juga tergabung dalam ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia). Hanya saja tidak lagi merupakan Angkatan, tapi cukup Polri.

Pada pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri Polri dipisahkan dari TNI (sesuai dengan keputusan MPR no. VI/MPR/2000). Selain Jenderal Besar Soedirman, maka banyak petinggi TNI yang menjadi tokoh terkenal dalam mengabdi bangsa dan negara.

Yang paling terkenal di zamannya adalah-Jenderal Besar Abdul Haris Nasution. Dialah pencipta Dwifungsi ABRI yang terkenal itu. Alasannya, dia tidak ingin TNI itu seperti tentara di negara Barat, hanya "dikandang" dan baru keluar ketika diperlukan. Tapi TNI harus turut berkiprah bersama sipil dalam pemerintahan dan pembangunan.

Pak Nas (demikian panggilan akrabnya) pernah menjadi Ketua MPRS (Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara) sejak 1966 sampai terbentuknya MPR hasil Pemilu 1971. Pak Nas tutup usia tanggal 6 September 2000.

Tokoh TNI lainnya, terutama pada masa Perang Kemerdekaan adalah Tahi Bonar Simatupang. "Laporan dari Banaran" adalah buku karyanya yang terkenal berisi pengalaman dalam bergerilya melawan Belanda. Dia tercatat sebagai perwira termuda ketika menjabat sebagai Kastaf APRI (Angkatan Perang Republik Indonesia) tahun 1950-1954. Di usia senjanya setelah pensiun Jenderal Simatupang aktif dalam kegiatan agama. Pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Gereja-gereja Asia, dan Dewan Gereja-gereja Dunia.

Tentu saja yang tak dapat dilupakan adalah nama Jenderal Soeharto. Dia berhasil menjadi Presiden dan berkuasa selama 32 tahun dengan gayanya yang otoriter. Namun mau tidak mau harus diakui ada juga baktinya membangun negeri ini. Lalu terlalu banyak tokoh TNI yang lainnya dari tiap Angkatan, tetapi tempat ini tak cukup untuk mengemukakannya.

JADI HANDALAN

Yang jelas TNI tak dapat dikesampingkan peranannya, sejak masa awal kemerdekaan, timbulnya berbagai pergolakan, sampai sekarang garda negara ini masih sangat diharapkan perannya. Misalnya dengan maraknya kasus teroris belakangan ini, cukup santer suara yang meminta TNI diikutsertakan membantu Polri membasmi terorisme.

Di era reformasi yang sudah berusia 10 tahun, TNI tak hentinya mereformasi dirinya. Terbukti Panglima TNI Djoko Santoso sebelum habis masa jabatannya berpesan, agar penggantinya dapat meneruskan reformasi TNI ini.

Kini ditangan Laksamana Agus Suhartono telah mengemukakan niatnya akan meneruskan Reformasi, antara lain "merampingkan" tubuh TNI namun dengan lebih meningkatkan kwalitasnya, sehingga TNI lebih tangguh ke dalam dan keluar menjadi handalan bagsa.

Tahun ini TNI berusia 65 tahun, seumur dengan NKRI. Dirgahayu TNI.


Posted in by Admin. No Comments

Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Pilihan

Selain Tanda Nomor yang telah dimuat, juga ada nomor pilihan, Dan ini biasanya hanya orang tertentu yang bisa menggunakan tanda nomor ini atau bagi anda yang berminat bisa mendapatkannya melalui Biro Jasa

Contohnya :

- 1 Angka Pilihan dengan 3 Huruf Pilihan & Bisa Dibaca ( B I MOO, B 4 GAS )
- 2 Angka Pilihan dengan 3 Huruf Pilihan & Bisa Dibaca ( B 73SUS, B 54 PTO )
- 3 Angka Pilihan dengan 3 Huruf Pilihan & Bisa Dibaca ( B 816 BMW, B 234 ABY )
- 4 Angka Pilihan dengan 3 Huruf Pilihan & Bisa Dibaca ( B 8888 NIA )
- 4 Angka Pilihan dengan Huruf Belakang Kosong ( B 7127 )

Posted in by Admin. No Comments

Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Pejabat Negara

Mobil dinas pejabat negara memiliki plat nomor khusus. Jika pada saat pejabat tersebut bertugas ke wilayah di luar ibukota RI atau kunjungan dinas ke luar negeri, maka plat nomor tersebut akan dipasangkan pada mobil yang dinaiki oleh pejabat bersangkutan.

Berikut adalah daftar nomor polisi untuk kenderaan pejabat negara Indonesia:

RI 1: Presiden
RI 2: Wakil Presiden
RI 3: Istri/suami presiden
RI 4: Istri/suami wakil presiden
RI 5: Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat
RI 6: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat
RI 7: Ketua Dewan Perwakilan Daerah
RI 8: Ketua Mahkamah Agung
RI 9: Ketua Mahkamah Konstitusi
RI 10: Ketua Badan Pemeriksa Keuangan
RI 11: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
RI 12: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
RI 13: Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat
RI 14: Menteri Sekretaris Negara
RI 15: Menteri Sekretaris Kabinet
RI 16: Menteri Dalam Negeri
RI 17: Menteri Luar Negeri
RI 18: Menteri Pertahanan
RI 19: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
RI 20: Menteri Keuangan
RI 21: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
RI 22: Menteri Perindustrian
RI 23: Menteri Perdagangan
RI 24: Menteri Pertanian
RI 25: Menteri Kehutanan
RI 26: Menteri Perhubungan
RI 27: Menteri Kelautan dan Perikanan
RI 28: Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
RI 29: Menteri Pekerjaan Umun
RI 30: Menteri Kesehatan
RI 31: Menteri Pendidikan Nasional
RI 32: Menteri Sosial
RI 33: Menteri Agama
RI 34: Menteri Kebudayaan dan Pariwisata
RI 35: Menteri Komunikasi dan Informasi
RI 36: Menteri Negara Riset dan Teknologi
RI 37: Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil-Menengah
RI 38: Menteri Negara Lingkungan Hidup
RI 39: Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan
RI 40: Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara
RI 41: Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal
RI 42: Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas
RI 43: Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara
RI 44: Menteri Negara Perumahan Rakyat
RI 45: Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga
RI 46: Jaksa Agung
RI 47: Panglima Tentara Nasional Indonesia
RI 48: Kepala Kepolisian Republik Indonesia
RI 52: Wakil Ketua DPR
RI 59: Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan

Posted in by Admin. No Comments